Hai! Ini aku

Hai! Ini aku.
Yang mereka bilang kuat sekali untuk bisa mencintai tanpa di ketahui. Yang mereka bilang gila sekali berani mengharapkan orang yang hatinya sudah berisi peri. Yang mereka bilang bodoh sekali untuk tetap harapkan dia yang sudah miliki komitmen pasti.
Hahahaha itulah aku selama ini. Waktu yang didalamnya memang tidak hanya berisi tentang dia tapi selalu berhasil untuk kembali padanya. Waktu yang berisi beragam rasa, karena aku bisa bahagia ketika bertemu walau tak tentu, lalu bersedih ketika ingat seberapa bodohnya aku yang masih diam disini, tak berani berlari tapi juga tak ingin pergi.
Nilailah aku sesukamu, tentang kebodohan dan kegilaanku untuk memilih kisah gila ini.
Aku tidak terlalu lama di berikan waktu untuk bersedih tentangnya, tak di beri waktu lama untuk berangan seakan akan aku akan memilikinya, tak diberi waktu lama untuk melakukan perjuangan perjuangan untuk mendapatkannya, dan initinya aku tak di beri kemampuan ataupun keistimewaan yang membuatku berfikir akan bisa mendapatkan hatinya.
Jadi? Aku harus apa?
Jika kau bilang,
aku harus mendoakan yang terbaik untuknya, memperbaiki diriku agar walau aku tak mendapatkannya aku akan mendapatkan yang lebih darinya, bersabar menanti keajaiban tiba, nenguatkan hati agar tak pergi walau seakan tak ada harapan lagi.
Kawan,
Selama ini aku sudah melakukannya. Pikirku, jika aku tak pantas mengharapnya, ya tak pantas saja.

Comments