Ternyata ada.
Sering berfikir
" jika saja aku cantik, mungkin mereka akan lebih memperhatikan apa yang aku katakan "
Dan jika sedang sadar, akan membenarkan
" biar saja, carilah dia yang akan memperhatikanmu bukan karena wajah, dia yang akan tetap mendengar walau tanpa menatap "
Sering berfikir
" jika saja aku lucu dan menarik, dia akan lebih sering tersenyum dan tertawa karena ku "
Dan jika sedang sadar, akan membenarkan
" hey, akan ada dia yang tersenyum walau kau tak melucu, karenaa.. bahkan dia tersenyum hanya untuk membuat kamu tersenyum "
Barusan aku mendengar cerita yang mengeyuhkan hati. Ada lelaki yang tulus hatinya, bahkan dia menikahi wanita yang memiliki penyakit dalam dirinya, menerimanya, bahkan memberikan semangat hidup yang kuat padanya.
Ternyata ada yang seperti itu, ada!
Dan kau tau, lelaki itu tetap dan bertekad untuk menemaninya, dan setelah 6 bulan, wanita itu meninggalkannya. Dia sudah tau itu, dia sudah tau bahwa waktu antara dia dan istrunya tidak lama dan dia tetap bertahan untuknya.
Kini senyum, perhatian yang kubicarakan di awal tak ada apa2nya dibanding cinta lelaki yang demikian.
Ketika betemu beliau secara langsung, beliau bilang " dulu saya sempat complain ke Allah, kenapa Allah ambil istri saya, padahal saya sangat mencintainya, padahal saya merawatnya. Lalu dari bapak, saya mendapatkan pemahaman yang membuka pikiran saya, beliau bilang " kenapa harus menyalahkan Allah? Istrimu ini milik Allah, ya tidak apa2 jika Allah mengambilnya, selalu ingat bahwa dirimu sendiri pun bukan milikmu."
Ya Allah, semoga saya bisa menjadi wanita yang baik, wanita yang istimewa, agar bisa mendapatkan laki2 yang istimewa juga. Semoga saya bisa menjaga diri saya dengan sebaik mungkin untuk suami saya.
Aamiin
Allahumma sholli aala sayyidina muhammad. Waala aali sayyidina muhammad.
Comments
Post a Comment